Saya Mau Pergi Rihlah ke Bedengan

 22 april 2025





Assalamualaikum warah matullahi wabarakatuh 

Nama : Abdulloh Sholeh

Pengarang : Abdulloh Sholeh

Tokoh : Shabri, Hanif dan Abdulloh

Judul : Saya Mau Pergi Rihlah ke Bedengan

"Aku Abdulloh akan menceritakan perjalanan rihlahku dan teman temanku"

Kami bertiga menuju  bedengan dengan menggunakan sepeda pancal. Kami berangkat pukul jam 05:30.kami merencanakan berangkat dari rumah Shabri ke Bedengan. Kami menikmati perjalanan yang sangat sejuk dan dingin. Hanif memimpin perjalanan di depan karena Hanif yang paling tau jalan dan Shabri yang paling belakang karena Shabri yang paling pemberani dan Abdulloh di tengah karena Abdulloh sang pelawak yang lucu. Kami bertiga bekerja sama istilahnya kompak.


Kami tidak menyadari bahwa sudah melalui setengah perjalanan. kami melihat Hanif terjatuh dari sepedanya karena pasir tapi alhamdulillah Hanif tidak terluka kami semua tertawa bersama karena lucunya Hanif terjatuh.


Kami pun sampai di Bedengan kami tidak menyadari bahwa kami sudah melalui perjalanan ini.


Kami semua beristirahat di Bedengan sambil minum air putih.

Hanif :" air putihku dingin".

Shabri :" mungkin itu karena cuaca dingin tadi pagi".

Abdulloh :" yaa mungkin saja."


Kami semua bermain air dan bercanda canda kami bercanda sampai hampir Ashar. Lalu kami mandi dan membangun tenda untuk kami tidur. Kami bertiga berjalan jalan di area Bedengan sambil mencari ranting ranting pohon untuk bakar bakar nanti malam. Kami bertiga sudah membawa jagung dll. Kami dari rumah memang sudah merencanakan ini semua untuk bakar bakar.


Shabri :" Abdulloh Hanif anter kau ke kamar mandi."

Hanif : " hii Shabri gak berani ke kamar mandi sendiri".

Abdulloh :"Aku aja Bri yang nganter kamu ke kamar mandi.Hanif biar jaga panggangan biar tidak hangus".


Abdulloh dan Shabri pun kembali ke tenda.

Abdulloh :" hanif jagungnya sudah matang."

Hanif :" sudah."

Shabri :"Ayo kita makan hemm lezat itu aku sudah lapar".

Abdulloh :"Bri bri makan kamu semangat kalo nyalakan api kamu gak mau bantu." 

Kami bertiga tertawa karena mendengar percakapan Abdulloh ha ha ha.


Kami menikmati jagung bakar buatan Hanif hem enak banget.


Selesai makan jagung bakar. kami bertiga mengantuk lalu kami berencana tidur jam 00:30.

Akhirnya kami tidur dan sebelum tidur kami membaca doa-doa nya adalah: "Bismi kallah Huma amutu wa ah ya."

Lalu kami pun ter tidur.


Terima kasih sudah mendengar kan ceritaku ini.


Sekian dulu cerita kami hari ini.


Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Komentar

Postingan Populer